Saturday, January 4, 2020

Kearifan Lokal di Desa Rancah Hilir (Kabupaten Ciamis)

Balomg

Kebijakan setempat (local wisdom)

Kebijakan yang ada di Kabupaten Ciamis terutama di desa Rancah Hilir ini kental dengan norma agama. Karena mayoritas penduduknya yang beragama muslim. Norma kesopanan juga berkaitan erat dengan norma agama. Contohnya dalam berpakaian, para warganya memakai pakaian yang santun dan juga terkesan agamis. Tutur kata pun cenderung menggunakan bahasa Sunda yang sopan (basa lemes).
Norma asusila juga sangat diperhatikan terutama pada tempat wisatanya yaitu Kolam Renang Tirta Sejuk. Di tempat wisata ini bukan hanya ruang gantinya saja yang dipisahkan tapi juga wilayah kolamnya. Disediakannya wilayah khusus wanita dan anak-anak dan adanya himbauan bagi wanita agar memakai baju renang yang menutup aurat.

Pengetahuan Setempat (local knowledge)

Bercocok tanam dan peternakan merupakan pengetahuan yang umumnya dimiliki oleh warga asli setempat. Kebun-kebun milik warga yang luasnya beragam pun terdapat bermacam macam tanaman seperti albasia, kopi, jagung, singkong, pisang dan lainnya. Selain memiliki kebun yang luas, sawah juga masih banyak terbentang di daerah ini. Tidak hanya  berkebun, beternak ayam, sapi, domba banyak ditemui terutama beternak ayam dari yang untuk kebutuhan pribadi sampai kebutuhan pasar.
Tidak hanya beternak mamalia, hampir di setiap rumah dapat ditemukan kolam ikan yang disebut balong. Balong ini biasanya di isi dengan ikan mujair, mas, sepat dan lele.

Balong di sekitar rumah


Kecerdasan Setempat (local genious)

Dalam mengolah sampah rumah tangga agak berbeda seperti di kota. Karena rumah-rumah memiliki balong, biasanya sampah rumah tangga seperti limbah makanan dibuang ke balong tersebut sebagai pengganti pakan ikan. Lalu, karena memiliki kebun, limbah sayuran diolah menjadi pupuk. Tanaman liar seperti eceng (berbeda dengan eceng gondok) yang tumbuh liar disekitar sawah pun dapat diolah menjadi tumis eceng dan keong sawah (tutut) pun diolah menjadi pendamping nasi yang kaya akan protein. Setelah panen jagung, biasannya dijemur hingga kering lalu daunnya digunakan sebagai pembungkus wajit.

Tugas mata kuliah MKI
Pertama kali di posting pada tanggal 4 Januari 2020

No comments:

Post a Comment